Aneka Kesenian Khas Betawi Yang Lucu Dan Terkenal

Suku Betawi adalah suku asli yang menetap di wilayah DKI Jakarta.Tapi meskipun tinggal di kota metropolitan, tidak membuat masyarakat Betawi lupa dengan kesenian dan budayanya. Sampai saat ini, kesenian dan budaya masyarakat Betawi tetap lestari.

Bahkan, ada sejumlah kesenian Betawi yang sudah terkenal sampai ke luar negeri. Kesenian menjadi salah satu hal terpenting bagi masyarakat Betawi, karena memiliki aset budaya dan kekayaan budaya masyarakat Indonesia. 

Kesenian dan budaya adalah salah satu karakter yang mampu membangun peradaban. Keberadaan budaya Betawi termasuk dalam kesenian tradisional yang merupakan aset tersebar di Indonesia. 

Kesenian juga menjadi identitas bagi suatu daerah yang bukan hanya menjadi sarana hiburan saja, namun memiliki esensi yang lebih dari itu. Biasanya, sebuah seni bisa dikatakan sebagai ekspresi dari jiwa manusia yang berhubungan dengan keindahan. 

Bagi masyarakat Betawi, kesenian ini terwujud dalam berbagai bentuk. Misalnya seni sastra, Seni bela diri, Seni musik, Seni Teater dan seni lainnya. 

7 Aneka Kesenian Khas Betawi

Berikut ini adalah aneka kesenian khas Betawi yang lucu dan menarik sampai saat ini adalah sebagai berikut:

1. Ondel-Ondel

Semua orang tentu saja sudah tahu mengenai kesenian yang satu ini. Ondel-ondel adalah salah satu kesenian khas Betawi dan ikon budaya yang sangat terkenal di Jakarta. 

Biasanya ondel-ondel ini tampil selalu berpasangan. Walaupun saat ini ada juga sejumlah orkes yang membawa ondel-ondel berkeliling tanpa pasangan).

Boneka besar ini kerap muncul pada saat perayaan, terutama saat hari ulang tahun Jakarta. Pada perayaan tersebut, kesenian ini akan diarak mengelilingi kota Jakarta. Dengan diiringi musik, ondel-ondel menari dengan penuh semangat di sepanjang jalan.

Dulu, Ondel-ondel ini dibuat sebagai alat untuk penolak malapetaka, atau mahluk halus yang bergentayangan. Tapi seiring berjalannya waktu, ondel-ondel dibuat menjadi objek hiburan yang dihadirkan di dalam pertunjukan.

Baik itu untuk acara pernikahan, pesta rakyat dan penyambutan tamu kehormatan. Ondel-ondel ini memiliki bentuk dan corak yang sama, untuk ondel-ondel pria memakai topeng merah dengan kumis dan cambang, serta warna pakaiannya sangat bervariasi dan lucu. 

2. Tanjidor

Tanjidor adalah salah satu kesenian musik tradisional khas Betawi dan dimainkan dengan alat musik yang khas. Ternyata musik tanjidor ini dilahirkan dari perkebunan Belanda yang terletak di pinggiran Batavia. Misalnya Depok, Cibinong, Bogor, Bekasi dan Tangerang.

Orang-orang yang memainkan musik ini adalah budak-budak sambil mempersembahkan pertunjukan untuk menir-menir Belanda. 

Pada abad ke-19 perbudakan dihapus, namun kelompok pemain tanjidor tetap bermain musik dengan cara mengamen demi mendapatkan penghasilan. 

Pengaruh Eropa sangat jelas dari penggunaan alat musik ini. Misalnya terompet, klarinet, piston, trombone, bass dan lainnya. Biasanya jumlah pemain tanjidor ada sekitar 7 sampai 10 orang.

Tanjidor juga dimainkan dalam sebuah acara-acara budaya Betawi, misalnya acara pernikahan dan iringan pesta. Saat ini tanjidor sudah melebur dengan musik Melayu seperti gembang kromong yang memakai rebana, bedug, gendang dan lainnya. 

3. Lenong Betawi

Lenong Betawi adalah seni pertunjukan teater tradisional berupa sandiwara rakyat yang dibawakan dengan aksen dan bahasa Betawi sejak abad ke-19. Seni teater legendaris ini bisa dibilang sebagai bapak dari seni pertunjukan drama di Indonesia.

Biasanya lenong Betawi diadakan dari kampung ke kampung untuk menghibur masyarakatnya. Kesenian teater ini juga diiringi oleh musik dari gambang kromong yang berasal dari Betawi.

Kesenian ini memiliki unsur cerita yang diangkat dari kehidupan sehari-hari masyarakat Betawi dengan menggunakan bahasa Betawi. Tema nya juga bermacam-macam ada yang diambil dari cerita rakyat sampai legenda dari Jakarta.

Pertunjukan lenong identik dengan komedi dalam dialog dan adegannya, sehingga masyarakat tidak bosan dalam menyaksikannya. Selain itu, juga diiringi oleh beberapa alat musik tradisional pengiringnya. 

Misalnya kendang, gong, kromong, kecrek dan jenis lainnya. Panjak dan ronggeng adalah sebutan untuk pemain lenong. Panjak adalah pemain pria dan ronggeng adalah pemain wanita. Alur ceritanya juga banyak berisi pesan moral dan makna yang terkandung.

Lenong Betawi bisa dibilang sebagai adaptasi dari komedi Stambul dan teater bangsawan. Sehingga perjalanannya yang panjang membuakan hasil seperti banyak artis dan pelawak legendaris, seperti Omas.

4. Palang Pintu

Palang pintu adalah kesenian tradisional Betawi yang dilakukan untuk penyambutan tamu, acara pernikahan dan penyambutan tamu terhormat. Biasanya palang pintu dimulai dengan beradu pantun antara dua jawara atau pemain silat, dengan diiringi musik tanjidor. 

Sisi menarik dari kesenian ini adalah pencak silat yang dilakukan oleh dua orang yang berpantun tadi, dengan menggunakan senjata tajam. 

Awalnya, sang mempelai pria ditantang oleh mempelai wanita untuk memperlihatkan ilmu beli diri dan mengaji.

Kelak, sang mempelai pria diwakili oleh para jawara dan perwakilan dari mempelai wanita, akan saling memperlihatkan kemampuan silatnya itu sembari berbalas pantun. 

Untuk tradisi pernikahan ini, jagoan dari pria harus bisa mengalahkan jagoan dari pihak wanita kalau ingin menikahi wanita yang dilamar.

Walaupun silat identik dengan berkelahi, tapi dalam kesenian palang pintu penonton dibuat banyak tertawa karena mendengar pantun-pantun lucu yang dilontarkan para pemain. 

Sambil berbalas pantun, kesenian ini juga diiringi oleh musik marawis, gambang kromong dan juga musik tanjidor.

5. Tari Belenggo

Tari Belenggo adalah tarian tradisional khas Betawi yang sangat terkenal sejak zaman penjajahan Belanda di Batavia. Tarian ini memperoleh pengaruh yang kuat dari budaya Tiongkok, sehingga membuat tarian ini terlihat sama seperti tari ronggeng.

Keunikan dari tarian ini adalah penarinya semua laki-laki memakai kostum berwarna hitam mirip seperti pencak silat. Gerakannya juga sangat sederhana mirip seperti tari zapin. Bahkan koreografinya pun mengikuti gerakan penari ala pencak silat.

Biasanya, tarian ini juga diiringi oleh rebana yang ukurannya berbeda-beda. Ditambah lagi dengan suara dari satu atau dua rebab yang dimainkan dengan musik gamelan Sunda. Terkadang rebabnya pun bisa diganti dengan biola atau kecapi.

6. Tari Lenggang Nyai

Biasanya tarian ini melibatkan 4 atau 6 orang anak perempuan. Hal ini adalah tarian kreasi jaman sekarang. Tari lenggang nyai menggambarkan seorang wanita Betawi yang lemah gemulai dan cekatan.

Tarian ini sering dipertunjukan pada acara-acara seni dan pariwisata luar negeri. Perpaduan antara tari cokek, tari topeng dan pengaruh tarian-tarian Cina membuat tarian ini terlihat sangat lucu dan menarik.

Para penari berlenggak lenggok dengan memakai pakaian berwarna merah dan hijau terang dilengkapi dengan aksesoris ikatan kepala khas Cina. Versi lainnya adalah tari sembah nyai yang diciptakan oleh Dadi Djaja yang dimainkan untuk penyambutan tamu.

7. Wayang Golek Betawi

Betawi juga memiliki kesenian wayang karena wayang lebih dikenal akrab dari Jawa Barat, Jawa Timur dan Jawa Tengah. 

Wayang khas Betawi dikenal dengan sebutan wayang golek Betawi, yang mana pertunjukannya perpaduan dari berbagai macam kesenian Betawi. Mulai dari Lenong sampai Gambang Kromong.

Dalam sejarahnya, wayang golek ini diciptakan oleh Tizar Purbaya sampai saat ini. Wayang ini juga memiliki tampilan yang unik dan lucu, karena beberapa wayang bisa berjoget, bisa berubah menjadi hantu dan bisa mengeluarkan asap.

Demikianlah aneka kesenian khas Betawi yang harus kita ketahui. Semuanya sangat unik, lucu dan sangat terkenal. Semoga kesenian ini bisa lestari sampai ke anak cucu di masa mendatang.

Leave a Reply

Your email address will not be published.